Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Kuliah Hanya Karena Alasan Ekonomi

Minggu, 13 November 2011

Banyak tokoh nasional yang lahir dari dunia kampus, padahal banyak di antara mereka yang berasal dari kelompok masyarakat yang dikategorikan kurang mampu secara ekonomi, atau bahkan terpinggirkan secara sosial. Banyak pula di antaranya yang berasal dari pelosok-pelosok pedalaman atau daerah terpencil. Namun, akhirnya mereka bisa membuktikan pada dunia bahwa mereka BISA SUKSES. Apa kuncinya ? Tidak lain dan tidak bukan adalah KULIAH di perguruan tinggi. Jadi kalau Anda ingin sukses seperti mereka, maka Anda harus kuliah. Kuliah dapat meningkatkan status atau kelas sosial seseorang, bahkan keluarga dan masyarakatnya.

Kuliah seperti apa yang dapat menjadikan seseorang sukses ?
Kuliah yang dapat merubah cara berpikir, bertindak dan berperilaku seseorang. Jadi apabila Anda memutuskan untuk kuliah di perguruan tinggi maka bersiaplah untuk merubah cara berpikir, bertindak dan berperilaku ke arah cara berpikir, bertindak dan berperilaku yang membawa kesuksesan.

Maka jadikanlah kuliah yang dilaksanakan merupakan sarana untuk merubah cara berpikir, bertindak dan berperilaku serta memperluas wawasan dan jaringan (silaturrahim) dengan lingkungan yang lebih luas. Dari sini maka diharapkan kuliah yang dilaksanakan dapat memberikan kesuksesan bagi hidup seseorang.

Ada beberapa hambatan yang biasanya menjadi penghalang untuk melaksanakan kuliah atau menjadikan kuliah tidak sukses.

Hambatan-hambatan itu antara lain adalah masalah ekonomi. Masalah ekonomi merupakan hambatan yang paling sering dikemukakan orang untuk tidak kuliah atau berhenti dari kuliah Memang, semakin tinggi biaya hidup maka otomatis biaya kebutuhan keluarga pun semakin tinggi. Maka banyak keluarga yang terpaksa memberhentikan anak-anaknya dari sekolah dengan alasan ketidakmampuan ekonomi. Pendapatan orang tua mereka hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup mereka. Padahal, ketahuilah ! BAHWA DALAM KULIAH, KESULITAN EKONOMI DAPAT DIATASI !. Ingat, kuliah adalah sarana untuk belajar mandiri dan pintu menuju kesuksesan di masa depan. Dalam pembahasan selanjutnya akan dikemukakan trik-trik untuk mengatasi kesulitan ekonomi dalam kuliah. Jadi, TIDAK ADA ALASAN UNTUK TIDAK KULIAH HANYA KARENA ALASAN EKONOMI !!

Paling tidak, ada empat jenis biaya yang harus dikeluarkan ketika
seseorang kuliah, yaitu :
1.        Biaya uang kuliah (SPP, Praktikum, Ujian, dll);
2.        Biaya buku dan sumber rujukan perkuliahan yang lainnya;
3.        Biaya tempat tempat tinggal;
4.        Biaya kebutuhan hidup (makan, transportasi, dll).

Dari berbagai pengalaman, ternyata banyak mahasiswa yang aktif dan kreatif untuk mengatasi biaya-biaya tersebut. Maka kesulitan ekonomi bukan hambatan lagi. Dengan sifat kreatif yang dimiliki mahasiswa, mahasiswa bisa mandiri secara ekonomi, bahkan tidak sedikit yang mendapatkan “kelebihan materi” dari usaha yang dilakukannya.
Ada beberapa strategi praktis untuk mengatasi keempat jenis biaya tersebut, yaitu;
Klik strategi tersebut untuk membacanya lebih lanjut..!

Sumber : Buku - Strategi Kuliah Tanpa Biaya 
Lanjutkan - Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Kuliah Hanya Karena Alasan Ekonomi

Kiat Praktis Memilih Tempat Kuliah

Apabila tekad untuk kuliah sangat kuat, sementara kemampuan biaya sangat minim, maka tidak perlu cemas atau putus asa dulu, apalagi sampai memutuskan untuk tidak kuliah. Modal kuliah yang paling besar adalah TEKAD YANG KUAT. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekurangan biaya, yaitu antara lain :

1.        Membandingkan jurusan-jurusan yang dipilih di beberapa perguruan tinggi, lalu dipilih yang biayanya paling murah.
Akan tetapi jangan lupa untuk tetap melihat kualitas jurusan dan perguruan tinggi tersebut. Apabila pilihan Jurusan atau Program Studi sesuai dengan minat di perguruan tinggi yang diinginkan maka berarti tidak ada pilihan bahwa biaya kuliah harus sesuai dengan Jurusan atau Program Studi pilihan itu. Tapi tidak usah takut, MASALAH BIAYA PASTI ADA SOLUSINYA, diantaranya adalah dengan beasiswa. Untuk saat ini ada banyak lembaga swasta, institusi pemerintah atau perseorangan yang memberikan bantuan beasiswa, bahkan secara full alias penuh selama kuliah bahkan kadang-kadang ada juga yang sekalian memberi biaya hidup juga ! enak bukan, tanpa ada ikatan lagi.

2.        Memilih jurusan yang disubsidi atau diberi fasilitas beasiswa.
Di beberapa perguruan tinggi biasanya ada jurusan tertentu yang diberi fasilitas beasiswa. Namun biasanya jurusan ini menuntut kemampuan yang lebih dibandingkan dengan jurusan yang lain, karena jurusan ini biasanya mempunyai kekhususan-kekhususan seperti bahasa yang dipergunakan dalam perkuliahan adalah bahasa asing dan seleksi penerimaan mahasiswa lebih ketat terutama dalam masalah nilai ijazah & raport sewaktu SLTA serta hasil ujian masuk. Pembukaan jurusan khusus dengan fasilitas beasiswa ini biasanya tidak selamanya, tergantung kebutuhan serta kebijakan pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan.

3.        Dispensasi biaya pendaftaran dan biaya kuliah (SPP) di perguruan tinggi.
Langkah lain yang dapat diambil sebelum masuk kuliah adalah dengan menanyakan ke perguruan tinggi tempat kita akan kuliah tentang dispensasi biaya pendaftaran dan biaya kuliah di perguruan tinggi yang bersangkutan. Saat ini perguruan tinggi rata-rata menyediakan fasilitas keringanan biaya pendaftaran dan SPP kuliah.

4.        Memilih kuliah kedinasan atau kuliah ikatan dinas.
Pilihan lain yang dapat dilakukan adalah dengan kuliah ikatan dinas di akademi atau sekolah tinggi tertentu. Kuliah dengan sistem ikatan dinas ini biasanya setelah selesai kuliah langsung ditempatkan kerja. Selain itu, biasanya kuliah ikatan dinas ini tidak bayar uang kuliah alias gratis, bahkan diberi uang saku.

5.        Kuliah dengan Program Beasiswa.
Saat ini banyak lembaga, baik lembaga pemerintah maupun swasta, yang menawarkan program beasiswa penuh selama kuliah. Beaasiswa-beasiswa ini biasanya tanpa ada ikatan apapun.

Sumber : Buku - Strategi Kuliah Tanpa Biaya
Lanjutkan - Kiat Praktis Memilih Tempat Kuliah

Kiat Praktis Mengatasi Masalah Uang Kuliah

Solusi yang paling sering dilakukan berkaitan dengan kesulitan uang kuliah adalah dengan mencari beasiswa. Tapi masalahnya, kadang banyak mahasiswa atau calon mahasiswa yang belum mengetahui informasi tentang seluk beluk beasiswa ini.
Ada banyak lembaga baik pemerintah maupun swasta – jumlahnya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan- yang memberikan beasiswa, yaitu antara lain :

1.        Beasiswa dari perguruan tinggi tempat kuliah.
Biasanya di setiap perguruan tinggi ada anggaran khusus untuk beasiswa. Beasiswa yang berasal dari perguruan tinggi ini biasanya ada tiga macam, yaitu beasiswa berprestasi, beasiswa aktifis dan beasiswa kurang mampu.

2.        Beasiswa dari lembaga pemerintah.
Lembaga pemerintah yang setiap tahun mengeluarkan beasiswa diantaranya adalah Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) dan Departemen Agama (Depag). Hal ini bisa dipahami karena kedua departemen ini mengurusi masalah pendidikan. Kuota/jatah beasiswa yang disediakan biasanya cukup banyak sehingga diharapkan banyak mahasiswa yang terbantu. Selain itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) biasanya menyediakan anggaran untuk beasiswa.

3.        Beasiswa dari lembaga atau yayasan swasta.
Selain dari instansi pemerintah, beasiswa juga banyak diberikan oleh lembaga atau yayasan swasta. Lembaga-lembaga pemberi beasiswa ini umumnya memberikan beasiswa melalui perguruan tinggi. Namun ada juga lembaga pemberi beasiswa yang menyalurkan beasiswanya langsung kepada mahasiswa tanpa melalui perantara perguruan tinggi. Lembaga pemberi beasiswa ini jumlahnya mencapai ratusan.

4.        Beasiswa Non Formal.
Beasiswa ini biasanya berasal dari individu yang dermawan. Beasiswa atau bantuan studi dalam bentuk ini sangat bergantung pada keaktifan mahasiswa menjalin hubungan yang baik dengan pihak lain.

Sumber : Buku - Strategi Kuliah Tanpa Biaya
Lanjutkan - Kiat Praktis Mengatasi Masalah Uang Kuliah

Kiat Praktis Mendapatkan Buku Rujukan Perkuliahan

Hal yang tak kalah pentingnya dalam kuliah adalah mencari buku-buku yang dijadikan sumber rujukan dalam perkuliahan. Mahasiswa dan buku adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan. Namun untuk saat ini, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sedemikian pesat, maka sumber ilmu pengetahuan dapat diperoleh tidak hanya dari buku. Koran, majalah, televisi, radio, internet atau yang lainnya merupakan beberapa sarana yang dapat digunakan untuk memperoleh ilmu pengetahuan.

Dalam perkuliahan, umumnya masih memakai buku sebagai rujukan utama. Oleh karena itu, maka mau tidak mau, mahasiswa harus ”akrab” dengan buku. Apabila dana untuk membeli buku sebagai rujukan kuliah tersedia dalam jumlah yang relatif cukup maka hal ini tidak menjadi masalah. Biasanya banyak toko buku di sekitar kampus yang menyediakan buku-buku rujukan perkuliahan. Begitu juga di koperasi kampus.

Namun apabila dana untuk membeli buku ini sangat minim, atau bahkan tidak ada sama sekali, maka ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan untuk mendapatkan sumber materi perkuliahan ini, yaitu antara lain membeli buku di toko atau pasar murah, fhoto copy buku atau makalah dari dosen, menjadi anggota perpustakaan, mencari buku rujukan kuliah di internet, membeli buku dalam bentuk CD atau dengan mengajukan permintaan ke lembaga pemberi buku secara gratis.

Sumber : Buku - Strategi Kuliah Tanpa Biaya
Lanjutkan - Kiat Praktis Mendapatkan Buku Rujukan Perkuliahan

Kiat Praktis Mencari Tempat Tinggal

Hal lain yang biasanya menjadi perhatian bagi mahasiswa adalah mencari tempat tinggal. Tentu saja masalah ini khusus bagi para mahasiswa yang tidak tinggal di rumah orang tua atau saudara.

Prinsip yang biasanya dijadikan pedoman dalam mencari tempat tinggal adalah mencari tempat tinggal yang murah, aman dan nyaman. Apabila dana yang tersedia untuk tempat tinggal ini cukup maka mencari tempat tinggal tidak begitu menjadi masalah. Tinggal mencari tempat yang cocok, sementara harga sewa/kontrak tempat tinggal tidak menjadi masalah.

Ada beberapa pilihan anternatif yang biasanya dilakukan mahasiswa berkaitan dengan masalah tempat tinggal ini, yaitu antara lain : tinggal di daerah yang masih murah, sewa tempat tinggal secara bersama-sama, tinggal di asrama, tinggal di suatu lembaga.

Lanjutkan - Kiat Praktis Mencari Tempat Tinggal

Kiat Praktis Mengatasi Biaya Hidup

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, banyak mahasiswa yang melakukan usaha sampingan selain kuliah yang menghasilkan uang atau sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Imbalan yang didapatkan dari usaha ini tidak perlu mesti uang, tetapi dalam bentuk lain pun tidak jadi masalah.

Usaha yang dilakukan tentu saja harus merupakan usaha yang halal. Dan juga yang tidak kalah pentingnya adalah tidak terlalu menyita waktu kuliah dan belajar serta hanya memerlukan sedikit modal atau bahkan tanpa modal sama sekali (bagi yang kemampuan dananya terbatas). Lain lagi dengan mahasiswa yang berkecukupan namun ingin mandiri dengan wiraswasta, maka modal usaha mungkin tidak terlalu menjadi masalah.

Kunci dari usaha ini adalah jeli dalam melihat setiap peluang. Banyak, misalnya, mahasiswa yang ketika ada kegiatan di kampus mereka tidak malu untuk berjualan minuman dan makanan. Tentu saja dagangannya laku karena berjualan secara ”jemput bola”.

Ada beberapa usaha sampingan yang biasanya dilakukan mahasiswa, yang tentu saja masih banyak usaha-usaha lain yang dapat dilakukan :

1.        Menulis di media masa
Saat ini, media masa baik berupa koran, tabloid atau majalah banyak sekali serta mudah untuk didapatkan, baik di pedesaan, apalagi di perkotaan. Media masa ini ada yang tingkat daerah dan nasional. Jumlahnya lebih dari 100 untuk seluruh Indonesia.
Setiap terbit, media masa ini memerlukan tulisan-tulisan baik berupa artikel, opini, cerita pendek (cerpen), surat pembaca, resensi buku dan sebagainya. Bayangkan, untuk satu koran harian (yang terbit setiap hari), berapa ratus tulisan yang mereka butuhkan dalam satu bulan ! Dan biasanya, setiap tulisan yang dimuat diberi honorarium. Untuk koran tingkat lokal biasanya sekali dimuat honornya sekitar Rp.100.000,00 bahkan bisa lebih. Dan untuk koran nasional honornya paling kecil sekitar Rp. 300.000,00-an, bahkan ada yang sampai Rp. 750.000,00 bahkan bisa lebih. Jadi, peluangnya banyak dan honornya menggiurkan pula. Tinggal berlatih menulis saja. Kata sebagian penulis senior, biasanya untuk penulis pemula ada rumus 1 : 10, artinya diantara 10 tulisan yang dikirimkan, biasanya ada satu yang dimuat.

Untuk melakukan hal ini, kita tinggal membaca dan mengamati rubrik-rubrik yang ada di suatu koran/tabloid/majalah, lalu mana yang kira-kira kita mampu untuk membuat tulisan. Tulisan tidak hanya berbentuk tulisan ilmiah. Puisi, cerita pendek (cerpen), pengalaman pribadi dan hal-hal lainnya biasanya ada rubrik khusus yang memfasilitasinya.

2.        Menyediakan jasa pengetikan
Bagi mahasiswa yang mempunyai kemampuan mengetik cepat bisa memanfaatkannya dengan menjual jasa pengetikan kepada mahasiswa lain. Hal ini bisa dilakukan dengan membuka rental pengetikan sendiri atau hanya mengetik saja. Kalau membuka rental sendiri tentu saja memerlukan modal untuk pembelian komputer dan penyediaan tempat. Kalau hanya menyediakan jasa pengetikan saja, tentu promosi yang gratis adalah lewat teman-teman kuliah.
Kalau setiap hari ada yang memanfaatkan jasa kita minimal 2 orang dengan imbalan masing-masing misalnya Rp. 10.000,- maka hal ini sudah lumayan untuk ukuran mahasiswa. Belum lagi kalau seseorang menyuruh mengetik kadang-kadang menanggung juga urusan konsumsinya !

Dan masih banyak usaha-usaha lainnya yang dapat dilakukan sesuai dengan bakat, kemampuan dan kreatifitas mahasiswa yang bersangkutan.

Lanjutkan - Kiat Praktis Mengatasi Biaya Hidup

Struktur Kepanitiaan BIOMA 2011

Jumat, 23 September 2011

Pelindung :
Dekan FMIPA Universitas Tanjungpura
Ir. Dadan Kusnandar Ph.D
Pembantu Dekan III
 Dra. Harlia, M.Si

Penanggungjawab kegiatan : 
Presiden Mahasiswa FMIPA Universitas Tanjungpura
Rahmat Hidayat
Wakil Presiden Mahasiswa FMIPA Universitas Tanjungpura
Luqman
Menteri Sosial Poliltik dan Advokasi
Bastian

Steering Committee (SC) :
Acara
: Abdul Jabbar (Kimia 2008)
  Yudha P. (Matematika 2008)

Keamanan & Kedisiplinan
: M. Nurudin    (Matematika 2007)
  Eka Nila Lospayadi  (Matematika 2007)

Perlengkapan
: Denny (Biologi 2007)

HPDD
: Wahyu Kresno E. (Fisika 2007)

Kesehatan
: Fitria A. (Fisika 2008)

Konsumsi
: Sari Puspita (Matematika 2007)

Organization Commitee (OC) :

Ketua Panitia
: Edi Saputra (Matematika 2008)

Sekretaris
: Lasta Dewi (Matematika 2008)

Bendahara
: Apria Widyastuti (Kimia 2008)

Tim Sekretariat
: Cindy Cipta Sari (Matematika 2009)
  Dwi Yuli Handayani (Matematika 2009)

Seksi Acara
Coordinator
Staf

:  Fidiah Kinanti (Matematika 2008)
: Yogi Bagus A. (Matematika 2009)
  Bambang Dwi C. (Matematika 2009)
  Khotiem (Biologi 2007)       
  Wara Mitha N. (Fisika 2008)
  Erlindawati (Kimia 2009)

Seksi Keamanan & Kedisiplinan
Coordinator
Staf

: M. Mukhlis (Matematika 2008)
  Fadli (Siskom 2009)
  Masykur  (Matematika 2009)
  Syurya P. (Matematika 2009)
  Sartika (Biologi 2008)
  Frankasius Indra (Matematika 2009)
  Frenky (Kimia 2009)
  Ardi (Siskom 2008)

Seksi Perlengkapan
Coordinator
Staf

: Ikon Pratikno (Matematika 2009)
:  Marcel (Biologi 2008)
  Novi R. (Fisika 2009)
  Azhari (Fisika 2008)
  Kamirul (Fisika 2009)

Seksi HPDD
Coordinator
Staf


: Novi Suryanti (Fisika 2008)
: Vhia (Fisika 2008)
  Fiqi (Siskom 2009)
  Arga (Siskom 2009)
  Multhada (Siskom 2009)
  Fitrianto (Siskom 2009)
  Yessue (Kimia 2008)

Seksi Kesehatan
Coordinator
Staf

: Indra (Matematika 2008)
: Apriadi (Matematika 2008)
  Maman (Biologi 2008)
  Hilda (Biologi 2008)

Seksi Konsumsi
Coordinator
Staf

:  Dewi (Biologi 2008)
:  Annisa (Biologi 2008)
   Eva (Biologi 2008)
   Khairul (Matematika 2008)
   Rosa (Biologi 2008)
   Tetty (Biologi 2008)

Lanjutkan - Struktur Kepanitiaan BIOMA 2011

Pengurus ART LABORATORY Periode 2010/2011

Pengurus ART LABORATORY Periode 2010/2011

Ketua

Sekertaris

Bendahara

: Robby Ridwansyah (Kimia 2009)

: Ewi (Biologi 2009)

: Devi ( Biologi 2009)

Bidang Musik
Kepala Bidang
Staf


: Fiki (Siskom 2009)
: Cicilia (Kimia 2009)
  Alex (Biologi 2009)               
  Lius (Fisika 2009)

Bidang Tari
Kepala Bidang
Staf


: Dian (Kimia 2009)
: Bella (Kimia 2009)
  Dina (Kimia 2009)
  Yeni (Biologi 2009)

Bidang Teater
Kepala Bidang
Staf



: Fadly (Siskom 2009)
: Elisa (Biologi 2009)
  Chrisna (Biologi 2009)

Bidang Media
Kepala Bidang

: Hilaria           (kimia 2009)

Lanjutkan - Pengurus ART LABORATORY Periode 2010/2011

Sejarah Singkat ART LABORATORY

Art Laboratory Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura yang di singkat dengan LA FMIPA adalah unit kegiatan mahasiswa yang merupakan kelembagaan yang nonstruktural di FMIPA UNTAN. Art Laboratory baru berdiri 2 tahun lebih, tepatnya tanggal 1 Desember 2007. Dimana sebagai ketua pertama adalah Alginus (2007-2008), Arie Kiswanto (2008-2009
Lanjutkan - Sejarah Singkat ART LABORATORY

Program Unggulan BIMAC

Program Unggulan Brige Mipa Club

1. Setifikasi pengurus BIMAC
2. Pelatihan bridge secara online
3. Kejuaraan bridge se FMIPA
4. Bimac on block and facebook (BBC)
Lanjutkan - Program Unggulan BIMAC

Pengurus BIMAC Periode 2010/2011

Pengurus Brige Mipa Club Periode 2010/2011

Ketua

Sekertaris

Bendahara

: Ahmad Hidayat (Matematika 2008)

: Cindy Cipta Sari (Matematika 2009)

: Siti Hajar (Kimia 2009)

PSDM
Kepala Bidang
Staf


: Frengki (Kimia 2009)
: Dita Setiawati (Kimia 2009)
  Alexander Subrata (Biologi 2009)

Jarkom
Kepala Bidang
Staf


: Hendri Purwanto (Matematika 2009)
: Rocky Aldunomera (Kimia 2009)
  Rochmaini Arisa (Matematika 2009)

Rumah Tangga
Kepala Bidang
Staf



: Wahyu Kanira (Matematika 2009)
: Indra             (Kimia 2009)
  Sontiar Elisabeth (Matematika 2009)
  Yogi Bagus A. (Matematika 2009)

Lanjutkan - Pengurus BIMAC Periode 2010/2011

Sejarah Singkat BIMAC

MIPA Club merupakan organisasi kemahasiswaan di lingkunagan FMIPA yang bergerak dibidang olahraga. BIMAC FMIPA UNTAN berdiri pada tanggal 26 Maret 2009 yang telah dirintis kurang lebih satu tahun sejak 7 Mei 2008. Olahraga brige merupakan salah satu olahraga intelektual yang dewasa ini sangat diminati oleh kalangan mahasiswa, karena bukan hanya memelukan fisik namun juga memerlukan mental yang baik dan dititikberatkan pada pengembangan daya pikir, logika dan kemampuan menganalisa, nalar serta instuisi dari para pemain brige itu sendiri.
Lanjutkan - Sejarah Singkat BIMAC

Progja unggulan MIPALA

Progja unggulan Mahasiswa Ilmiah Pecinta Alam

Pelatihan manajemen organisasi, Pelatihan konversi alam
Diskusi internal dengan mengangkat tema-tema Sumber Daya Alam, lingkungan, Pengembangan masyarakat, Penelitian tentang sumber daya alam, lingkungan dan potensi wisata ( Ekspedisi ).
Lanjutkan - Progja unggulan MIPALA

Pengurus MIPALA periode 2011/ 2012

Pengurus Mahasiswa Ilmiah Pecinta Alam periode 2011/ 2012

Ketua

Sekretaris

: M. Akbar H.

: Agus Triyanti

Devisi Pendakian
: Vaulinus Lanan
  M. Chumaidi
  Andrias Budiono

Devisi Gunung-Hutan
: Ya’ Zupriadi`
  Hermanus Senyan
  Ade Mustafa
  Madus

Devisi Air
: Ferry Irawan
  Mangasih P.

Devisi Logistik         
: Totok Sugiarto
  Atang
Lanjutkan - Pengurus MIPALA periode 2011/ 2012

Pengurus MIPALA periode 2011/ 2012

Pengurus Mahasiswa Ilmiah Pecinta Alam periode 2011/ 2012

Ketua

Sekretaris

: M. Akbar H.

: Agus Triyanti

Devisi Pendakian
: Vaulinus Lanan
  M. Chumaidi
  Andrias Budiono

Devisi Gunung-Hutan
: Ya’ Zupriadi`
  Hermanus Senyan
  Ade Mustafa
  Madus

Devisi Air
: Ferry Irawan
  Mangasih P.

Devisi Logistik         
: Totok Sugiarto
  Atang
Lanjutkan - Pengurus MIPALA periode 2011/ 2012

Sejarah Singkat MIPALA

Dengan berbekalkan kesadaran akan pentingnya pelestarian sumber daya alam dan lingkungan serta dorongan untuk belajar secara bebas di Alam terbuka, maka sebuah UKM MAPALA mulai dibentuk pada pertengahan tahun 2006. Dan mulai resmi menjadi sebagai sebuah UKM MAPALA Fakultas MIPA UNTAN bernama Mahasiswa Ilmiah Pecinta Alam (MIPALA) pada tanggal 6 Juli 2009 yang beranggotakan 13 orang yang dikenal dengan “tim 13” dari masing-masing jurusan yang di FMIPA UNTAN. Dengan berbekal kemampuan masing-masing jurusan yang ada dan kemampuan yang didapat di luar, maka dalam pelestarian alam dilakukan sebuah penelitian yang dilakukan secara bijaksana.
Lanjutkan - Sejarah Singkat MIPALA

Pengurus KOMIK periode 2011/ 2012

Pengurus Komunitas Mahasiswa Kristen periode 2011/ 2012

Ketua

Sekretaris dan HUMAS

Bendahara dan Komisi doa

: Dohot Purba (Kimia 2008)

: Pramushinta (Fisika 2009)

: Sri Mey Chrisna (Biologi 2009)

Komisi Pembinaan
: Dian Ratna Sari (Kimia 2009)  

Komisi Persekutuan
: Martin (Fisika 2009)   
  Rachel P. (Biologi 2009)

Lanjutkan - Pengurus KOMIK periode 2011/ 2012

Sejarah Singkat KOMIK

Komik Berdiri pada tanggal 20 Maret 2005 yang dirintis oleh bang Sabar Iman, bang Wardi, kak Yessy dan kak Martina.

Adapun manfaat dan tujuan dari UKM ini adalah :
1.        Berusaha mempersatukan dan menumbuhkan kebersamaan dari seluruh unsur umat kristen di FMIPA Untan.
2.        Mendukung dan mensukseskan Tri Darma Perguruan Tinggi.
3.        Meningkatkan pertumbuhan iman Mahasiswa Kristen di FMIPA akan pengenalan Tuhan Yesus Kristus.
4.        Menggerakan Mahasiswa Kristen supaya sadar dan turut dalam kegiatan mahasiswa dan menyadarkan sebagai anggota dari gereja yang kudus dan umum.
Lanjutkan - Sejarah Singkat KOMIK

Program Kerja Unggulan IMASIKA

Program Kerja Unggulan Ikatan Mahasiswa Katolik
1.        RK (retreat Kerohanian)
2.        Tabelnaker
3.        AKSI (Aktivitas sosial imasika)
4.        Ziarah
5.        Rekoleksi
6.        Oikumene/ paskah Imasika
7.        Imasika english club

Lanjutkan - Program Kerja Unggulan IMASIKA

Pengurus IMASIKA periode 2010/ 2011

Pengurus Ikatan Mahasiswa Katolik periode 2010/ 2011

Ketua

Wakil Ketua

Sekretaris


Bendahara
: Ronaldo (Kimia 2007) 

: Serafiyana (Fisika 2008)

: Cicilia Valentia (Kimia 2009)
  Martinus Dias (Siskom 2008)

Septiana (Matematika 2008)

PSDM
Kepala Bidang
Staf

: Nuryanti (Biologi 2008)
: Matias (Fisika 2008)
  Irene Pricillia (Biologi 2008)
  Heni (Kimia 2009)
  Fogo Januar H. (Matematika 2009)
 
Pelayanan
Kepala Bidang
Staf

: Laurensius (Matematika 2008)
: Chu Juniana Aschida (Kimia 2009)
  Anna Kartin (Fisika 2009)
  Yonatan (Biologi 2009)
  Bedy Yuvero D. (Fisika 2009)

HI
Kepala Bidang
Staf

: Hermianus (Matematika 2008)
: Novianus (Matematika 2008)  
  Hikaria Defena P. (Kimia 2009)
  Yuzika Pausa (Fisika 2009)
  Susi Andriani (Biologi 2009)

Mikat
Kepala Bidang
Staf

: Hotmatama (Biologi 2008)
: Frankasius Indra (Matematika 2009)
  Kornelius (Fisika 2009)
  Herkulana (Fisika 2008)
  Tri Esti K. (Biologi 2009)

KWU
Kepala Bidang
Staf

: Yenny Kristina (Fisika 2008)
: Victorianus Ryan (Siskom 2009)
  Yohana Fronika (Fisika 2009)
  Hendri M. (Matematika 2009)
  Victor Hutabarat (Fisika 2009)

Lanjutkan - Pengurus IMASIKA periode 2010/ 2011

 
 
 
 
Copyright © BEM FMIPA UNTAN
Designer byAngah Azhari